Monday, February 23, 2009

Apakah aku disantet?

“Apakah aku disantet? Apa semua malapetaka yang menimpaku ini karena ada orang yang membenciku? Apakah ini karena aku tidak nyekar ke makam almarhum suamiku? Apakah ada kesembuhan untukku? Apakah ada mujizat kesembuhan dari Tuhan? Apa yang harus kulakukan? Aku sudah hampir putus asa!!!” kata Ita panjang lebar kepada sabtu kemarin waktu aku berkunjung ke rumahnya

Demikian penjelasan dari Ita, salah satu ‘teman baru’ ku sabtu malam waktu aku berkunjung ke rumahnya. Penyakit menderanya tanpa henti, thypus, usus buntu, thypus lagi, dan entah apa lagi (saking banyaknya aku sudah lupa apa saja penyakitnya). Sudah berapa dokter didatanginya, sudah berpuluh juta rupiah dikeluarkannya, sudah berkali-kali masuk RS, dan entah apa lagi yang sudah dikorbankannya untuk memperoleh kesembuhan

“Apakah ada yang santet kamu? Aku nggak tahu. Apa semua malapetaka yang menimpamu ini karena ada orang yang membencimu? Aku juga nggak tahu. Aku sama sekali bukan ahli yang begitu-begitu. Aku nggak tahu apa-apa Ita... Apakah ini karena kamu tidak nyekar ke makam almarhum suamimu? Kalau yang ini jelas bukan! Tapi mari kita lihat saja di Alkitab tentang semua yang kamu alami. Akupun membukakannya di Mazmur 107:17-22 Ada orang-orang menjadi sakit oleh sebab kelakuan mereka yang berdosa, dan disiksa oleh sebab kesalahan-kesalahan mereka; mereka muak terhadap segala makanan dan mereka sudah sampai pada pintu gerbang maut. Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nya mereka dari kecemasan mereka, disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur. Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia. Biarlah mereka mempersembahkan korban syukur, dan menceritakan pekerjaan-pekerjaan-Nya dengan sorak-sorai!

"Apakah ada mujizat kesembuhan dari Tuhan? Pasti ada, entah bagaimanapun caranya! Apa yang harus kau lakukan? Datanglah pada Tuhan yang adalah penyembuh! Apapun itu, yang aku tahu akarnya adalah dosa manusia. Dan semua yang terjadi, pasti diijinkanNya, supaya pada akhirnya kita bisa mengenalNya” jawabku

“Tetapi aku sudah berteriak kepada Tuhan, aku meminta kesembuhan dariNya, aku...” katanya lagi

“Sebelumnya, aku mau bertanya dulu. Apa yang sebenarnya terjadi, yang kamu alami... jauh sebelum semua ini datang beruntun padamu. Ceritakan saja...”

Ita mulai bercerita kisah panjang hidupnya. Tentang hidupnya yang sebelumnya tidak hidup dalam Tuhan, tentang suaminya yang seorang pendoa syafaat salah satu gereja namun meninggal karena lever tepat 2 tahun setelah ia menikah. Dia menyalahkan Tuhan habis-habisan... dia tidak percaya bahwa Tuhan tidak menyembuhkan orang yang telah sedemikian baik melayaniNya, dan memberikan kesempatan hidup kepada orang yang lebih jahat. Dia kemudian hidup sesuai kehendaknya sendiri, mengisi kekosongan hati, mengisi kehampaan jiwanya dengan segala cara yang dia bisa lakukan. Tentang orang-orang yang tidak menyukainya, tentang orang-orang yang dimusuhinya, tentang segala sesuatu... Hingga akhirnya semua penyakit itu datang padanya.

“Tidak ada segala sesuatu yang kebetulan Ita, tidak ada satupun di dunia dengan begitu saja terjadi tanpa kehendakNya. Aku percaya ada anugerah Tuhan buat kamu. Dan itulah yang harus kamu dengarkan kali ini”

Akhirnya kami berbicara banyak tentang kebenaran Firman Tuhan, dan puji Tuhan dia mulai terbuka banyak hal, dan mengakui kehidupannya. Kami berharap dia mengerti, dan akhirnya suatu saat nanti dengan iman dia bisa kembali kepada Tuhan dengan sungguh sungguh dan juga menerima mujizat kesembuhan. Aku hanya berharap itu yang terjadi padanya... lebih dari semua misteri yang ditanyakannya kepadaku...

***

1 comments:

Arjuna February 27, 2009  

Mhm...crita yang menarik...
blog qm bgs jg gambar2nya..
Gbu

Post a Comment

Hi sahabat, tengkyu banget udah mau komentar... ayo semangat!!

Radio Worship

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP